• Senin, 17 Januari 2022

Sebut Musyrik Itu Bukan Dosa, Buya Syakur: Belum Ada dalam KUHP Menduakan Tuhan Itu Hukumannya Berapa?

- Senin, 8 November 2021 | 06:13 WIB
KH Buya Syakur Yasin MA menjelaskan manka musyrik. (Kanal Yutub KH Buya Syakur Yasin MA)
KH Buya Syakur Yasin MA menjelaskan manka musyrik. (Kanal Yutub KH Buya Syakur Yasin MA)

 

SANTAI AJA – Selama ini umat Muslim meyakini bahwa musyrik merupakan dosa besar yang tidak terampuni. Namun bagi KH Buya Syakur Yasin MA, maknanya bukan demikian.

Pria yang akrab disapa Buya Syakur itu menegaskan, Allah itu Maha Pengambun dan Pengasih, sehingga setiap dosa sudah pasti bisa diampuni. Dengan syarat orang yang merasa berdosa meminta ampun kepada Allah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca di Jawa Barat Senin 8 November 2021, Hati-hati Beberapa Daerah Ini Berpotensi Hujan Petir

Lalu bagaimana dengan musyrik yang selama ini dianggap sebagai dosa tidak terampuni?

Menurut Buya Syakur, musyrik itu bukan merupakan perbuatan dosa. Karena dalam perbuatannya, orang musyrik tidak membunuh, tidak koruspi, tidak mencuri, termasuk tidak berzinah. Namun yang dipermasalahkan, orang musyrik ini menduakan tuhan.

Baca Juga: Sering Merasa Kesemutan? dr. Zaidul Akbar Beri Solusi Cara Mengatasinya

Musyrik itu bukan dosa. Maka prosesnya orang musyrik itu harus kembali syahadat dan kembali kepada Allah. Ketika orang itu kembali kepada Islam dengan bersyahadat lagi, diterima lagi tidak? kalau diterima, ya sudah selesai urusannya,” ujar Buya Syakur.

“Jadi jangan dikira musyrik itu dosa yang tidak bisa diampuni. Maknanya bukan begitu. Musyrik itu bukan dosa, itu menggandakan atau menduakan tuhan masalahnya,” sambung Buya Syakur.

Baca Juga: Apresiatif, Warga Sambut Antusias Gerakan Sosial BKSS KBB

Halaman:

Editor: Ibon Imron Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tata Cara Mandi Junub Lengkap dengan Doanya

Senin, 10 Januari 2022 | 22:40 WIB

Hukum Arisan Dalam Islam Menurut Ustad Khalid Basalamah

Minggu, 26 Desember 2021 | 15:30 WIB
X